,


Rabu, 07 Desember 2011 - 18:53:13 WIB
Gerakan Jalan "Candil ", Jalan Lumajang-Malang Ditutup
Kategori: Olahraga - Dibaca: 324 kali

Lumajang - Memperingati Harjalu ke 756 tahun, Pemerintah Lumajang mengadakan gerak jalan tradisional Cadipuro-Lumajang (Candil) dengan menempuh jarak 27 km. CANDIL tersebut, melewati jalan Nasional Malang-Lumajang dan nantinya jalan itu, di tutup sementara waktu, Sabtu (10/12/2011) mendatang.

Penutupan jalan sangat di sesalkan. Pasalnya jalan yang selalu padat trasportasi angkutan berat maupun ringan seperti, truk tronton, bus serta angkot, tidak bisa beroperasi selama sementara waktu. Hal ini di karenakan, pemerintah tidak mempunyai jalan alternatif lain, untuk memindahkan angkutan berat yang biasa melintas di jalan nasional.

Apalagi angkutan truk tronton yang memuat pasir tidak bisa melintas seenaknya. Sebab truk tersebut, memiliki daya angkut puluhan ton pasir. Apabila melintas di jalan golongan 3, maka jalan tersebut menjadi rusak dan berlobang.

Dalam Candil itu, pemerintah kurang memikirkan kendala di lapangan seperti, penutupan jalan utama. Seharusnya pemerintah memikirkan efek samping seperti, mengalihkan transportasi agar para pengguna jalan tersebut, tidak di rugikan dengan adanya Lomba yang memeriahkan HARJALU ke 756 itu. "sementara jalan di tutup dan pengguna jalan tersebut, tidak boleh beroperasi untuk sementara waktu," kata DR. Sjahrazad Masdar kepada sejumlah wartawan di Pemkab Lumajang Rabu(07/12/2012).

Masdar menambahkan, Pemerintah akan membuat surat kepada Dinas Perhubungan dan Satlantas agar menutup jalan Nasional Malang-Lumajang itu, supaya pelaksanaan Peringatan HARJALU tidak terganggu dengan arus transportasi. "Penutupan jalan untuk semntara waktu mungkin cuma beberapa jam, untuk truk berat berhenti beroperasi. sedangkan bagi angkutan ringan bisa melewati di jalan alternatif," terangnya.(mg/kln)