,


Kamis, 14 Juni 2012 - 19:04:16 WIB
Pengedar Pil Setan Ditangkap Polisi
Kategori: Gaya Hidup - Dibaca: 533 kali

kabarlumajang- Jajaran Reskoba Polres Lumajang berhasil membekuk kabarlumajang- Dimas Wahyudi (20), pemuda lajang, asal Dusun Krajan, Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro, yang kesehariannya bekerja sebagai pelayan toko batik depan rumahnya terpaksa beruurusan dengan Polisi, pasalnya, dimas diduga telah mengedarkan pil yang diduga jenis dextro tanpa keahlian dan kewenangan dari dinas terkait kepada teman sebayanya di sekitar rumahnya.

Informasi yang diperoleh kabarlumajang.net,tertangkapnya Dimas yang dilakukan polisi pada  Rabu (13/6) malam. Sekitar pukul 20.30 Wib, Dimas bersama teman-temannya sedang nongkrong disalah satu warung kopi dekat rumahnya saat itu pula polisi langsung melakukan penangkan, namun Simas sempat berontak.Setelah petugas menggeledah dan menemukan  satu poket pil disaku celananya, akhirnyaDimas  tidak bisa berkelit dan Dimaspun diantar kerumahnya untuk mengambil barang bukti lainnya.

Dari rumah Dimas,Polisi mengumpulkan beberapa pil lagi, diantaranya 13 tik yang masing-masing berisikan 25 butir pil warna kuning berlogo nova dan 1 tik pil Dextro serta uang tunai Rp 20 ribu dan 1 buah HP Merek Cross sebagai alat transaksi. Malam itu, tersangka kepada petugas mengaku kalau barang haram tersebut ia dapat dari temannya yang bernama Ahmad Afandi, yang rumahnya tidak jauh dari tempat tinggalnya. Dimas berdalih bahwa barang haram tersebut sebagian ia konsumsi sendiri sedangkan sebagian lagi ia jual ke teman-temanya yang ada dilingkungan rumahnya.

Setelah mendapat keterangan dan pengakuan dari tersangka, malam itu akhirnya petugas langsung meluncur ke rumah Ahmad Afandi (19), yang beralamat di Dusun Krajan 2, Desa kandangtepus, Kecamatan Senduro, sesuai pengakuhan dari tersangka sebelumnya. Ahmad ditangkap oleh petugas reskoba Polres Lumajang dirumahnya sekitar pukul 21.30 Wib, ketika sedang membungkus ulang pil haram daganganya. Malam itu Ahmad tidak menyangka kalau yang mengetuk pintu rumahnya itu adalah petugas.

Kabag Ops reskoba Polres Lumajang Ipda Mohamad Su’eb mewakili Kasat reskoba AKP Amin Sujandoko, SH. kepada kabarlumajang.net mengatakan penangkapan tersebut atas laporan dari warga yang resah dengan maraknya peredaran pil setan di lingkunganya “Kami masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kedua tersangka untuk mengetahui darimana asal muasal barang haram tersebut, keduanya  bisa dijerat dengan undang-undang kesehatan dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun“ tegas M. Su’eb.(uul)